Waktu adalah Surga

0
145 views

Judul Buku      : Waktu adalah Surga

Penulis : Sa’ied Al-Makhtum

Editor              : Agus Wadi, S.Pd.I

Penerbit           : Hilal Media

Tebal               : 176 halaman

Cetakan I        : Jumadil Tsani 1434 H/April 2013

Peresensi         : Safanah Al Khansa

 

Kiblatmuslimah.com – Hari-hari membentangkan kesempatan. Setiap kesempatan membentangkan hembusan-hembusan nafas. Setiap hembusan nafas merupakan laci simpanan, maka jagalah agar hembusan nafasmu tidak berlalu tanpa faedah. Hingga, pada hari kiamat engkau mendapati lacimu kosong, engkau pun menyesal.” (Ibnul Jauzi rahimahullaah)

Buku ini diawali dengan kalimat provokatif bertuliskan moto di atas, menunjukkan bahwa waktu harus dilalui dengan makna. Di buku ini, penulis berupaya mengumpulkan nasihat para ulama agar kita pandai memanfaatkan waktu untuk meraih surga.

Tertulis juga dalam buku ini contoh para ulama dan orang shalih masa lalu yang telah sukses memanfaatkan waktunya hingga membuahkan karya yang menjadi pahala bagi mereka. Paduan antara tutur kata yang lembut dan contoh nyata ini diharapkan mampu menjadi motivasi bagi kita untuk berjuang dan sukses seperti mereka.

Lembar demi lembar dari buku ini seperti mengajak para pembaca untuk melakukan pembersihan pemikiran dengan dirinya sendiri dalam berjuang menggapai surga-Nya. Mengaitkan antara waktu, kesempatan, karya dan perjuangan. Buku dengan sampul berwarna merah muda ini mengobarkan api bara semangat dalam jiwa pembacanya.

Waktu tidak pernah menunggu kita. Pilihan ada di tangan kita. Untuk apa masa ini dilalui? Manusia yang menyadari siapa dirinya; dari mana; di mana; dan akan ke mana, akan selalu memperhatikan tiap detik nafasnya dalam mengarungi samudra kehidupan ini. Sesungguhnya dunia ini akan musnah dengan perputaran waktu. Yang abadi hanyalah di sisi Sang Penguasa waktu.

Sungguh merugi seorang manusia yang ketika di akhirat menerima kitab catatan amal dari belakang punggung mereka. Hal ini mengindikasikan buruknya amal di dunia dan berujung peyesalan di neraka. Maka sangat penting menginvestasikan waktu kita dalam ketaatan demi membeli surga-Nya yang penuh kebahagiaan.

Di akhir buku ini, penulis juga menyertakan contoh jadwal aktivitas seorang muslim yang bisa digunakan untuk mengontrol diri agar kegiatannya lebih terarah, prioritas dan mencapai target.

Hari kita adalah hari ini. Maka jadikan hari ini adalah hari yang terbaik. Mengutip sub judul pada buku ini di halaman 73, Katakan: Mari Berjuang!

Editor: UmmA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here