VBAC, Amankah?

0
249 views

Kiblatmuslimah.com – VBAC merupakan singkatan Vaginal Birth After Caesarean adalah persalinan secara normal yang dilakukan setelah sebelumnya mengalami kelahiran dengan metode persalinan sesar. Metode ini disarankan untuk ibu yang ingin bersalin normal setelah persalinan sebelumnya dilalui dengan operasi sesar. Untuk menempuh metode ini, ibu yang akan bersalin harus mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang sejak awal kehamilan.

VBAC dalam dunia medis adalah sebutan bagi ibu yang telah berhasil bersalin normal dan sebelumnya mengalami persalinan sesar. Bagi yang baru mencoba setelah melahirkan sesar sebelumnya maka di sebut TOLAC atau Trial of Labour After Caesarean. Hasil dari TOLAC ada 2 yaitu VBAC (berhasil lahir normal) dan operasi sesar ulang. Tidak menutup kemungkinan TOLAC gagal maka jalan satu-satunya adalah operasi sesar ulang.

VBAC di Indonesia mudah ditemukan tapi angkanya belum signifikan. Hal itu dipengaruhi banyak hal. Dari dokter yang kurang mendukung VBAC atau tidak dianjurkan memakai induksi persalinan. Karena hal ini besar risikonya ke arah ruptur uteri (robeknya rahim karena kontraksi). Bila ingin TOLAC yang berhasil, mulailah mencari dokter dan bidan yang mendukung VBAC, sangat berpengaruh pada mental ibu yang akan bersalin.

Itulah alasan operasi sesar menjadi jalan terakhir untuk ibu yang akan bersalin karena banyak risikonya. Risiko di sini bukan hanya saat dilakukannya operasi, tetapi akan bertambah untuk kehamilan dan persalinan berikutnya. Operasi sesar diambil karena kasus darurat yang dinyatakan dokter. Bila tidak dilakukan sesar maka akan membahayakan janin maupun ibunya.

Bagi yang sudah melahirkan sesar, penting sekali untuk menanyakan kepada dokter kandungan terkait proses operasinya. Apakah berjalan lancar? Apakah ada perdarahan? Bagaimana posisi sayatan di rahimnya saat sesar? Penting karena sayatan sebelumnya akan menjadi pertimbangan bolehnya menerapkan VBAC atau tidak. Sayatan transversal atau vertikal di bawah rahim di perbolehkan untuk menjalani VBAC, bila sayatannya horisontal pada rahim maka tidak dianjurkan untuk melakukan VBAC.

Apa saja syarat melakukan persalinan normal setelah sebelumnya sesar?

  1. Jenis sayatan sesar sebelumnya

Sesuai penjabaran di atas hal ini harus dikonsulkan pada dokter kandungan yang menangani operasi sesar sebelumnya. Bila sayatannya melintang rendah maka syarat pertama untuk VBAC terpenuhi.

  • Alasan sesar sebelumnya

Bila alasan sesar sebelumnya terkait posisi bayi bukan pada masalah panggul yang sempit maka syarat kedua terpenuhi.

  • Berapa kali sudah melakukan sesar

Yang diperbolehkan VBAC adalah ibu yang pernah melakukan sesar sekali. Bagaimana bila pernah sesar dua kali? Hal ini sangat berisiko besar terhadap kondisi rahim ibu. Karena rahim pernah mengalami pembedahan dua kali. Namun bila ingin tetap melakukan persalinan normal maka ibu dan keluarga harus mengetahui risiko dan menandatangani persetujuan tidak akan menuntut bila terjadi kegawatan setelah dilakukan VBAC.

  • Jarak kehamilan dengan persalinan sebelumnya

Jarak yang ditetapkan adalah 2 tahun atau lebih. Apabila jarak kehamilan ini kurang 2 tahun maka saran yang dianjurkan adalah sesar kembali.

  • Kondisi ibu dan bayi

Kondisi ibu dan bayi dalam keadaan normal dan sehat. Sebagai contoh, janin posisinya sungsang atau melintang, ibu yang terkena darah tinggi, preeklamsia. Maka tidak bisa dilakukan VBAC.

Banyak persiapan yang menentukan keberhasilan VBAC. Rumah sakit yang mampu menangani, dukungan dokter spesialis kandungan dan bidan, yang paling penting adalah kepercayaan diri sendiri.

Bagi yang ingin VBAC, komunikasikan dengan dokter atau bidan. Bila dokter tidak mendukung, carilah opini kedua ke dokter spesialis lain yang mendukung VBAC. Hal ini penting karena VBAC memungkinkan mempunyai anak lebih dari tiga. Sesuai sabda nabi bahwa umat Islam dianjurkan untuk mempunyai banyak anak.

“Nikahilah perempuan yang penyayang dan dapat mempunyai anak banyak, karena sesungguhnya aku akan berbangga dengan banyaknya kamu di hadapan umat-umat (yang terdahulu)” [Shahih Riwayat Abu Dawud, Nasa’i, Ibnu Hibban dan Hakim dari jalan Ma’qil bin Yasar]

Pada ibu yang melakukan sesar berulang hanya dibatasi 3 kali. Bila dilakukan sesar berulang maka faktor risiko terlalu besar. Tidak jarang ibu yang telah sesar 3 kali, dokter menganjurkan untuk dilakukan KB MOW atau steril. Namun bila ini terjadi, jangan berkecil hati karena Allah Mahaadil dan semua yang terjadi adalah atas kuasa-Nya. Wallahu a’lam.

Penulis: Fauza R, Amd.Keb

Editor: UmmA

Sumber:

http://www.kemangmedicalcare.com/kmctips/tips-dewasa/1365-vaginal-birth-after-caesarean-vbac.html

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here