Ustadz Abdul Somad Ditanya tentang Cawapres, Begini Penjelasannya

0
193 views

Kiblatmuslimah.com – Ustadz Abdul Somad, Lc. MA (UAS) meminta umat Islam mendoakannya agar istiqomah menjadi ustadz sampai mati. Permintaan tersebut disampaikan UAS dalam ceramah tabligh akbar di Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang, Senin (30/7).

UAS menjelaskan hal itu sebagai jawaban pada pertanyaan para wartawan terkait rekomendasi calon wakil presiden (cawapres) oleh ijtima ulama.

“Bahwa ada ijtima ulama yang memberikan rekomendasi, kita hormati dan muliakan. Tapi ini ada dunia pendidikan dan dakwah, biarkan Ustadz Somad fokus pada pendidikan dan dakwah saja,” tegasnya.

Sebagaimana diberitakan, hasil  Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional yang digelar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama di Jakarta akhir pekan lalu, merekomendasikan UAS sebagai cawapres berdampingan dengan Prabowo Subianto. Nama lain yang diusulkan oleh Ijtima Ulama adalah Salim Segaf Aljufri, Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Tidak puas dengan jawaban UAS, Arie Untung sebagai pembawa acara mengajukan pertanyaan secara khusus di sesi tanya jawab, “Apa Ustadz tidak ingin seperti Rasulullah untuk menjadi pemimpin umat?”

Dengan tersenyum lebar, UAS menjawab bahwa jika suatu perkara bukan diberikan pada ahlinya, tunggulah kehancurannya.

“Umar bin Khathab ahli di bidang pemerintahan. Ketika beliau wafat, umat menginginkan putranya Abdullah bin Umar menggantikan sebagai khalifah, tapi ditolak Abdullah. Biarlah saya fokus pada mendidik umat. Carilah orang yang lebih layak, karena menerima amanah yang kita tidak punya kemampuan di bidang itu, berarti kita akan berkhianat,” kisahnya.

Menurut UAS, masih banyak anak bangsa yang punya kemampuan untuk menjadi pemimpin bangsa.

UAS berharap umat yang mempunyai kemampuan untuk menjadi pemimpin, mengambil kesempatan itu sebaik-baiknya dengan mencalonkan diri.

“Ada enam peluang, menjadi anggota legislatif kabupaten, kota, propinsi, pusat, DPD, Presiden dan Wakil Presiden,” pungkasnya.

Penulis: Anis

Editor: UmmA

 

Ustadz Abdul Somad Ditanya tentang Cawapres, Begini Penjelasannya

 

Kiblatmuslimah.com – Ustadz Abdul Somad, Lc. MA (UAS) meminta umat Islam mendoakannya agar istiqomah menjadi ustadz sampai mati. Permintaan tersebut disampaikan UAS dalam ceramah tabligh akbar di Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang, Senin (30/7).

UAS menjelaskan hal itu sebagai jawaban pada pertanyaan para wartawan terkait rekomendasi calon wakil presiden (cawapres) oleh ijtima ulama.

“Bahwa ada ijtima ulama yang memberikan rekomendasi, kita hormati dan muliakan. Tapi ini ada dunia pendidikan dan dakwah, biarkan Ustadz Somad fokus pada pendidikan dan dakwah saja,” tegasnya.

Sebagaimana diberitakan, hasil  Ijtima Ulama dan Tokoh Nasional yang digelar Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama di Jakarta akhir pekan lalu, merekomendasikan UAS sebagai cawapres berdampingan dengan Prabowo Subianto. Nama lain yang diusulkan oleh Ijtima Ulama adalah Salim Segaf Aljufri, Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Tidak puas dengan jawaban UAS, Arie Untung sebagai pembawa acara mengajukan pertanyaan secara khusus di sesi tanya jawab, “Apa Ustadz tidak ingin seperti Rasulullah untuk menjadi pemimpin umat?”

Dengan tersenyum lebar, UAS menjawab bahwa jika suatu perkara bukan diberikan pada ahlinya, tunggulah kehancurannya.

“Umar bin Khathab ahli di bidang pemerintahan. Ketika beliau wafat, umat menginginkan putranya Abdullah bin Umar menggantikan sebagai khalifah, tapi ditolak Abdullah. Biarlah saya fokus pada mendidik umat. Carilah orang yang lebih layak, karena menerima amanah yang kita tidak punya kemampuan di bidang itu, berarti kita akan berkhianat,” kisahnya.

Menurut UAS, masih banyak anak bangsa yang punya kemampuan untuk menjadi pemimpin bangsa.

UAS berharap umat yang mempunyai kemampuan untuk menjadi pemimpin, mengambil kesempatan itu sebaik-baiknya dengan mencalonkan diri.

“Ada enam peluang, menjadi anggota legislatif kabupaten, kota, propinsi, pusat, DPD, Presiden dan Wakil Presiden,” pungkasnya.

Penulis: Anis

Editor: UmmA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here