Perlukah Menjemur Bayi?

0
42 views

Kiblatmuslimah.com – Memiliki bayi adalah suatu kebahagiaan yang Allah titipkan kepada kita. Dari anak tersebut, kita bisa berinvestasi untuk akhirat. Apakah investasi yang baik ataukah buruk? Jawabannya tergantung didikan orang tua.

Terlepas dari pendidikan ruhiyah untuk si kecil, ada hal penting yang harus diperhatikan yaitu kesehatan si buah hati. Pada kesempatan kali ini, mari kita bahas tentang menjemur bayi. Apakah perlu? Bila dilihat dari ilmu warisan nenek moyang, menjemur bayi baru lahir hukumnya wajib. Lantas bagaimana perkembangan ilmu terkini menyikapi hal tersebut?

Pada dasarnya sinar matahari sangat diperlukan untuk tubuh. Terlebih karena kandungan vitamin D yang sangat bermanfaat untuk pembentukan tulang bayi. Manfaat lain dari menjemur bayi adalah mengurangi risiko penyakit kuning pada bayi. Efek tidak langsung saat menjemur bayi yaitu rasa hausnya meningkat sehingga keinginan untuk minum ASI jadi lebih banyak. Selain itu, sinar matahari juga dapat memecah kandungan bilirubin pada tubuh bayi sehingga risiko penyakit kuning menurun.

Waktu yang disarankan untuk menjemur bayi adalah di atas jam 08.00 dan kurang dari jam 09.00 agar bayi tidak merasa kepanasan. Durasi penjemuran berkisar 15 menit. Namun dalam literatur lain menyebutkan bahwa sinar matahari yang dibutuhkan adalah antara jam 09.00 sampai jam 13.00, namun durasi penjemuran hanya 5 menit. Kesimpulan kami yang paling baik antara jam 08.00-09.00 WIB, karena kondisi kulit bayi yang masih halus dan tipis, serta sinar matahari lebih hangat dan aman dibanding antara jam 09.00 sampai 13.00.

Menjemur bayi memang mempunyai manfaat untuk mengurangi penyakit kuning. Namun hal yang paling penting adalah ASI. Yah, semua sangat bergantung pada intensitas ibu dalam memberi ASI pada buah hatinya. Bila si buah hati menyusu dengan kuat, ASI sudah lancar dan banyak maka insya Allah penyakit kuning dapat terhindarkan.

Penulis: Fauza R

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here