Penuhi Gizi Keluarga walau Minim Dana

0
175 views

Kiblatmuslimah.com – Kita tahu ilmu gizi. Empat sehat ditambah susu sebagai penyempurna. Makanan halal yang kita usahakan ternyata belumlah cukup, masih memiliki syarat ‘thayyib’ sebagai penyebutan istilah ‘bergizi’ dalam Al-Qur’an.

“Dan makanlah makanan yang halal lagi baik (thayyib) dari apa yang telah direzekikan kepadamu dan bertakwalah kepada Allah serta kamu beriman kepada-Nya.” (QS. Al Maidah: 88)

Ada beberapa ciri makanan yang disebut thayyib atau baik:

  1. Tidak merusak tubuh (tidak mendzalimi tubuh)
  2. Seimbang (tawazun)
  3. Cukup sesuai kebutuhan (qanaah)

Masing-masing orang memiliki kebutuhan makan yang berbeda-beda sesuai kondisi. Misalnya wanita hamil; menurut AKG (Angka Kebutuhan Gizi) untuk ibu hamil dalam porsi setiap hari adalah setara dengan:

  • Nasi/pengganti: 4-6 piring (1 piring = 200 gr).
  • Lauk pauk hewani: 8-10 potong daging atau 4-5 potong sedang ayam atau 2 ekor sedang ikan.
  • Lauk nabati: 4-8 potong tempe atau tahu atau sendok makan kacang-kacangan.
  • Sayuran: 2-3 mangkok.
  • Buah-buahan: 7 potong sedang.

Mungkin bagi ibu-ibu yang punya cukup rezeki, ketentuan itu bukan masalah. Tinggal jalani, bahkan kadang bisa lebih.

Namun, bagaimana bagi keluarga yang pas-pasan bahkan kurang? Bisa makan saja syukur, apalagi memikirkan tentang gizi seimbang. Lantas, masihkah berharap nanti bisa melahirkan anak yang sehat, cerdas, dan berkualitas?

Sebenarnya semua ada solusinya. Bukankah kita punya Allah yang bisa merubah hukum sebab akibat? Allah yang menyembuhkan mata Imam Bukhari yang buta kala itu. Allah yang menjatuhkan buah kurma bagi Maryam. Allah yang memancarkan air zam-zam bagi Ismail di bukit yang tandus.

Lalu, bagaimana cara memperoleh rezeki dari “kun fayakun“-nya Allah? Caranya dengan kekuatan doa. Jika tidak percaya dengan ini, silakan andalkan saja otak dan tenaga untuk merubah. Kita bisa apa?

وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونٖىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ. إِنَّ الَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتٖى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Dan Rabbmu berfirman: “Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina.” (QS. Al Mukmin: 60)

Maka berdoalah dengan yakin bahwa Allah Mahakuat dan Kuasa untuk merubah. Mintalah kepada Allah agar yang kita makan; walau hanya dengan seiris tempe, sebanding gizinya dengan 10 potong daging, 5 potong ayam, dan 2 ekor ikan. Pada saat memasak, iringilah dengan doa agar masakan ini berbarakah, penuh gizi, dan menyehatkan untuk anggota keluarga kita.

Dengan keyakinan penuh, Allah akan merubah sesuai dengan rintihan permohonan kita. Kita tidak perlu lagi menuntut suami di luar kemampuannya. Tak perlu harus berhutang untuk memenuhi gizi keluarga.

Tidak perlu lagi mengembangkan tunas hubbud dunia. Jika dunia masih menjadi tujuan, maka akhirat akan tersingkir. Rugi, bukan?

Maka jadilah orang-orang yang beruntung walau dalam kondisi tiada dana.

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, (jawablah) bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah)-Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran” (QS. Al-Baqarah: 186)

 

Penulis: Yasmin Al Asyfaqo-25102018

Penyunting: UmmA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here