Melepaskan Diri dari Jerat Emosi

0
41 views

Kiblatmuslimah.com – Sudah sesuai konteks jika orang tua merupakan teladan bagi buah hati. Produk berupa karakter dan kebiasaan anak-anak adalah hasil dari olahan orang tua. Yang mereka lihat, rasakan, dan dapatkan dari orang tua menghasilkan perilaku anak-anak itu sendiri.

Penting bagi orang tua untuk mengenal prinsip mengelola emosi sendiri. Jika ingin mengubah anak-anak maka ubahlah diri sendiri terlebih dahulu. Terutama pikiran kita. Berhati-hatilah pada pikiran. Karena pikiran akan menjadi ucapan yang  akan terwujud menjadi tindakan, yang bisa berulang menjadi kebiasaan, kemudian mengkristal menjadi karakter.

Respon negatif seperti bentakan, omelan, umpatan, dan kalimat-kalimat yang tidak patut lainnya menunjukkan jika kita berada dalam jeratan emosi. Akibatnya akan sulit berpikir jernih.

Ambillah jeda sejenak untuk menarik nafas dan beristighfar jika diri merasa mulai terperangkap emosi. Mundur satu langkah dan berdiam sejenak akan membantu sirkulasi udara dan darah dalam tubuh kita kembali lancar.

Jika sudah mulai tenang, cobalah melihat sebuah fakta yang menghadirkan emosi tersebut dari sudut pandang yang berbeda. Lihat dalam konteks yang lebih luas. Mulai menganalisa dan mengamati. Cara ini cukup ampuh untuk melepaskan jerat-jerat emosi yang jika dibiarkan akan semakin mengekang aliran darah kita dan bersiap meledak.

Ketika menghadapi situasi yang serupa, lakukan hal yang sama secara berulang. Kuasai diri sendiri secara sadar. Lihatlah setiap situasi dari sudut pandang yang lebih luas. Sebuah pencapaian maksimal berupa kesabaran, akan terjadi jika sering dilakukan dan dilatih dengan baik. Karena tidak ada kesabaran tanpa ujian.

 

 

*Eka Fateemah

 

Sumber:

Fitriani Okina, dkk. 2017. The Secret of Enlightening Parenting. Jakarta: PT Serambi Ilmu Semesta.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here