Massa Aksi 115 Banjiri Monas, Ini Tuntutannya

0
137 views

Kiblatmuslimah.com – Ratusan ribu umat Islam dari berbagai ormas menggelar Aksi Indonesia Bebaskan Baitul Maqdis di Monas, Jakarta Pusat, Jumat (11/5).

Aksi itu sebagai respon atas rencana Amerika Serikat meresmikan kedutaan besarnya untuk Israel di Yerusalem atau Baitul Maqdis pada Senin depan (14/5).

Panasihat aksi KH. Zaitun Rasmin mengatakan dalam sambutannya bahwa meskipun mendapatkan berbagai hambatan, kaum muslimin Indonesia selalu bersama Baitul Maqdis.

“Aksi Indonesia Bela Baitul Maqdis ini telah membuktikan bahwa tidak ada sekat antara umat Islam Indonesia dengan umat Islam Palestina,” ungkapnya.

Menurutnya, persatuan umat Islam jangan sampai kendor, karena diperlukan untuk melawan segala penjajahan di berbagai tempat. Terkhusus terhadap muslim Palestina yang sedang dijajah oleh Zionis Israel.

Dalam kesempatan itu, Ketua Wahdah Islamiyah yang juga pengurus MUI Pusat tersebut, membacakan Resolusi Ijtima Komisi Fatwa Ulama MUI di Banjarmasin yang dihadiri 700 ulama. Resolusi tersebut berdasarkan kecaman karena adanya pemindahan Yerussalem (Al-Quds) menjadi ibu kota Israel, antara lain:

  1. Memperkuat dan mendukung penuh keputusan pimpinan harian MUI pusat atas kecaman dan penentangan terhadap keputusan menjadikan Baitul Maqdis sebagai ibu kota penjajah Israel.
  2. Menentang segala upaya walaupun informal apalagi ilegal untuk membuka hubungan diplomatik atau hubungan apapun dengan penjajah Israel.
  3. Kaum muslimin berkewajiban secara syari menentang dan menolak keputusan Presiden Amerika tersebut dan segala bentuk penjajahan serta penindasan terhadap bangsa Palestina. Salah satu jalannya adalah dengan melakukan dan mendukung unjuk rasa atau aksi bela Baitul Maqdis yang diorganisir oleh MUI atau  ormas-ormas Islam. Aksi ini dapat menjadi salah satu jalan melaksanakan tanggung jawab melawan kemungkaran yang merupakan kewajiban umat Islam.
  4. Mengajak dan menghimbau umat Islam untuk memberikan bantuan pada rakyat Palestina pada umumnya dan penduduk Baitul Maqdis pada khususnya yang terus menjaga tanah suci tersebut dan Masjid Al Aqsha dari kebiadaban zionis Israel. Bantuan bisa berupa dana untuk pangan dan tempat tinggal mereka yang sangat memprihatinkan disebabkan blokade dan penindasan atas mereka. Begitu pula pada bidang kesehatan dan pendidikan.
  5. Mengajak seluruh bangsa Indonesia dan masyarakat Internasional untuk terus menentang penjajahan dan segala bentuk kezaliman di Palestina, Rohingya, dan di manapun di dunia ini karena tidak sesuai dengan peri kemanusiaan dan peri keadilan.

Sebagai penutup, Zaitun Rasmin berpesan agar umat Islam menjadi generasi seperti Salahuddin Al Ayubbi yang selalu berorientasi kepada pembebasan Baitul Maqdis, sehingga akan mendapatkan kemuliaan dari Allah SWT.[Anis]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here