Manajemen Istri Shalihah, Menjadikan Rumah adalah Surga

0
63 views

Kiblatmuslimah.com – Menjadi istri shalihah memang dambaan setiap wanita muslimah. Bagaimana kita bisa mewujudkan cita-cita tersebut? Kita diwajibkan berusaha atau bermujahadah untuk senantiasa memperbaiki diri dari hari ke hari. Istri shalihah tahu cara menjadikan rumah adalah surga.

Rumah beserta isinya; suami, anak-anak, harta bahkan waktu yang kita habiskan untuk aktivitas di dalamnya, adalah milik Allah. Kita harus selalu waspada dalam ketaatan kepada-Nya. Sebagai seorang istri, mengerjakan tugas rumah tangga dilandasi atas perintah Allah dalam Al-Quran dan As-Sunnah. Kita senantiasa menghadirkan niat yang baik di setiap urusan rumah tangga. Kerja keras yang kita curahkan adalah sebagai bentuk pelayanan hamba Allah yang shalih, yaitu suami dan anak-anak.

Ketika kita mulai jenuh dan lelah dalam menapaki kehidupan rumah tangga, maka ingatlah surga. Di dalam surga hanya ada keindahan dan kesempurnaan. Ingatlah pula bahwa banyak wanita di luar sana yang belum dikaruniai anak, bahkan belum menikah. Mereka seakan-akan ingin menggantikan peran kita, namun apa daya, tidaklah mungkin terjadi.

Inilah beberapa tips menjadikan rumah kita adalah surga:

  1. Membersihkan rumah

Istri shalihah harus memperhatikan ini dengan perhatian yang khusus. Menjadikan rumah sebagai tempat ternyaman bagi anggota keluarga. Dalam aspek dakwah, rumah kita bisa dijadikan kiblat orang-orang shalih.

  1. Mempersiapkan makanan

Istri shalihah bertanggung jawab atas rumahnya dan memberi makan orang yang ada di dalamnya. Memulai aktivitas memasak dengan basmalah, agar senantiasa berkah, menghadirkan masakan kesukaan suami dan anak-anak, menjadikan dapur kita tempat yang kita cintai dalam melaksanakan tugas.

  1. Mencuci dan menyetrika

Pakaian adalah nikmat yang diberikan Allah kepada kita. Ketika mencuci pakaian, sambil mengingat dosa seraya berucap, “Ya Allah, bersihkan jiwaku dari dosa, sebagaimana engkau bersihkan pakaian ini dari kotoran”. Senantiasa beristighfar dan dzikrullah dalam setiap aktivitas. Saat menyetrika baju, ingatlah panasnya api naar, maka kita selalu bertaubat atas segala kesalahan.

Allah menyukai keindahan, maka dari itu sebagai istri shalihah dianjurkan membereskan segera pekerjaan yang satu ini. Sekali ditunda, tamatlah riwayat esok hari.

Aspek dakwah yang dapat dilihat dari sini ialah, ketika kita, suami atau anak- anak bergaul dengan orang lain, mereka akan semakin yakin bahwa ajaran Islam yang menganjurkan keindahan pada penganutnya. Allah Mahaindah dan menyukai keindahan.

  1. Berhias untuk suami

Ini porsi yang sangat penting. Di luar sana banyak godaan syahwat yang luar biasa, jadilah kita istri yang dirindukan suami. Berhiaslah untuknya saja, selalu rajin menggosok gigi, menyisir rambut, mandi, bahkan memakai minyak wangi. Suami akan melihat bahwa kita sangat serius dalam memperhatikan hal ini. Karenanya suami akan semangat dan bangkit meningkatkan kualitas ibadahnya.

Ya Allah, sebagaimana Engkau buat indah bentuk tubuhku, maka perindah pula akhlakku.

Masih banyak lagi manajemen istri shalihah yang ingin menjadikan rumahnya sebagai surga. Pemaparan di atas hanyalah beberapa poin penting yang harus serius melaksanakannya, agar tercipta surga di dalam rumah kita.

Wallahu a’lam.

 

Penulis: Prima ummu Aisy

Penyunting: UmmA

Sumber: Muhammad Husain Isa. 2006. Manajemen Istri Shalihah. Solo: Ziyad Books.

Previous articleSeni Menghargai
Next articleKado untuk Kakak
SHARE

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here