Jika Anak Diare

0
43 views

Kiblatmuslimah.com – Diare adalah buang air besar yang frekuensinya lebih sering dan konsistensi tinja lebih encer dari biasanya.

Diare terjadi karena infeksi virus (60-70 %), bakteri (10-20%) dan parasit (kurang dari 10%). Ada pula diare yang disebabkan oleh reaksi alergi.

Selama terjadi diare, tubuh akan kehilangan cairan dan elektrolit secara cepat. Jika tidak tertangani maka akan terjadi dehidrasi (kurangnya cairan tubuh).

Ibu perlu waspada karena bayi dan anak lebih mudah mengalami dehidrasi daripada orang dewasa. Oleh karena itu menangani dehidrasi pada diare merupakan hal penting dalam penanganan diare pada anak.

Memberi anak cairan walaupun ia menolak adalah hal yang mutlak. Bahkan jika ia  tampak sudah cukup menelan banyak cairan.

Berikut gejala dehidrasi:

  • Mata dan ubun-ubun cekung
  • Mulut tampak kering
  • Tidak buang air kecil dalam 3 jam terakhir
  • Hilangnya elastisitas kulit
  • Tidak mau minum
  • Kesadaran menurun

Lantas bagaimanakah penanganan pertama jika anak mengalami diare?

  1. Periksa tinja apakah diare anak disertai lendir darah atau tidak. Jika ada maka ibu harus segera ke dokter.
  2. Jika tidak ada lendir darah, observasi diare 1×24 jam dengan tetap memberikan cairan pada anak. Jika diare tidak berkurang selama 1×24 jam, ibu harus segera menghubungi dokter.
  3. Mutlak bagi ibu untuk segera pergi ke dokter jika menemukan tanda dehidrasi.

Semoga bermanfaat.

 

*Fadhilah, Amd. Keb

 

Sumber :

http://www.idai.or.id/artikel/klinik/keluhan-anak/bagaimana-menangani-diare-pada-anak

Tony Smith, Dr. 1994. Pertolongan Pertama: Dokter di Rumah Anda.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here