Ibunda Penakluk Perancis dan Swiss

0
146 views

Kiblatmuslimah.com – Saat ini kita akan menyelami lembaran sejarah Andalusia bersama seseorang yang sangat berharga, yakni ibunda Raja Abdurrahman An-Nashir. Islam pernah menguasai Andalusia dan Bani Umayyah pernah mendirikan kekhalifahan Islam di sana.

Abdurrahman An-Nashir tumbuh sebagai anak yatim dan dididik dalam pengasuhan ibu yang mulia. Tidak disebutkan namanya dalam sejarah, namun perannya tidak dapat diabaikan dan menjadi sebab putranya dapat menduduki wilayah itu.

Sang anak mampu menjadi penguasa Andalusia yang saat itu sedang bergejolak dan banyak terjadi pertumpahan darah. Belum lama setelah kepemimpinannya atas wilayah tersebut, beliau keluar bersama pasukannya dan berhasil menaklukkan tujuh puluh benteng dalam satu kali peperangan. Kemudian melanjutkan penyerangan ke jantung Perancis. Masuk ke pusat wilayah Swiss serta berhasil menguasai penjuru Italia sehingga mereka tunduk kepadanya.

Rahasia di balik kedudukan mulia yang berhasil diraih khalifah ini adalah keberadaan ibu yang telah mendidiknya. Setelah kematian ayahnya ketika berumur dua puluh satu hari, ibunya mendidiknya sendirian dengan terus berusaha menanamkan sifat kesempurnaan, ruh kebesaran, dan cita-cita yang tinggi dalam dirinya. Sehingga dia menjadi amir terbaik yang dikenal Andalusia.

Seorang ibu muslimah senantiasa menjadi faktor pendorong bagi putra putrinya meraih cita-cita yang tinggi dan tidak rela jika mendapatkan kehinaan dalam berbagai hal. Ibu mampu melahirkan sosok mujahid, raja yang adil, sabar, dan ikhlas serta seorang mukmin yang bertaqwa. Mampu pula melahirkan para pemimpin yang mampu menguasai negara-negara Barat.

Lalu apakah ibu muslimah itu akan kembali terukir dalam sejarah? Melahirkan para generasi seperti Az-Zubair bin Al-‘Awwam, Umar bin Abdul Aziz dan Abdurrahman An-Nashir? Kita memohon kepada Allah ‘azza wa jalla agar Dia berkenan menganugerahkan kepada umat Islam para lelaki yang akan mengembalikan kemuliaan Islam seperti dulu.

Sumber: Ummu Isra’ binti Arafah. 2018. 66 Muslimah Pengukir Sejarah. Solo: AQWAM Jembatan Ilmu.

Penulis: Hunafa’ Ballagho

Penyunting: UmmA


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here