GERMAS, Apa itu?

0
125 views

Kiblatmuslimah.com – Indonesia kini tengah menghadapi tantangan besar dalam bidang kesehatan, yakni masalah kesehatan triple burden. Masih adanya penyakit infeksi, meningkatnya Penyakit Tidak Menular (PTM) dan penyakit-penyakit yang seharusnya sudah teratasi muncul kembali.

Pada era 1990, penyakit menular seperti ISPA, tuberkulosis dan diare merupakan penyakit terbanyak dalam pelayanan kesehatan. Perubahan gaya hidup masyarakat menjadi salah satu penyebab terjadinya pergeseran pola penyakit (transisi epidemiologi). Tahun 2015, PTM seperti strok, Penyakit Jantung Koroner (PJK), kanker dan diabetes justru menduduki peringkat tertinggi.

Meningkatnya PTM dapat menurunkan produktivitas sumber daya manusia, bahkan kualitas generasi penerus umat. Penduduk usia produktif dengan jumlah besar yang seharusnya memberikan kontribusi pada pembangunan, justru akan terancam apabila kesehatannya terganggu oleh PTM dan perilaku yang tidak sehat. Oleh karena itu, Kementerian Kesehatan RI secara khusus mengingatkan masyarakat untuk menjaga kesehatan melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) guna mewujudkan Indonesia sehat.

GERMAS merupakan suatu tindakan sistematis dan terencana yang dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat dengan kesadaran, kemauan dan kemampuan berperilaku sehat untuk meningkatkan kualitas hidup. Pelaksanaan GERMAS harus dimulai dari keluarga. Keluarga adalah bagian terkecil dari masyarakat yang membentuk kepribadian.

GERMAS dapat dilakukan dengan tujuh cara, yaitu:

  1. Melakukan aktivitas fisik
  2. Mengonsumsi sayur dan buah
  3. Tidak merokok
  4. Tidak mengonsumsi alkohol
  5. Memeriksa kesehatan secara rutin
  6. Membersihkan lingkungan
  7. Menggunakan jamban

Pada tahap awal, GERMAS secara nasional dimulai dengan berfokus pada tiga kegiatan, yaitu:

  1. Melakukan aktivitas fisik 30 menit per hari
  2. Mengonsumsi buah dan sayur, dan
  3. Memeriksakan kesehatan secara rutin.

Itulah GERMAS secara umum yang perlu kita ketahui, insya Allah akan dibahas lebih detail pada artikel selanjutnya.

 

Sumber: www.depkes.go.id

Penulis: Sofiana Ummu Atikah

Editor: UmmA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here