Gelora Hijrah dan Istiqomah

0
227 views

Kiblatmuslimah.com – “Hijrah itu mudah, yang susah adalah istiqomah”, sebuah quote (kutipan, red) untuk menyemati kawula hijrah agar senantiasa istiqomah di jalan hijrah. Padahal, menilik hijrah; hijrah sendiri itu berat, apalagi istiqomah di jalan hijrah.

Hijrah itu apa? Hijrah dalam konteks Islam berarti memutuskan atau meninggalkan yang dibenci Allah menuju yang dicintai-Nya; dikenal dengan istilah “hijrah kepada Allah dan Rasul-Nya”.

Hal ini sesuai dengan hadits Nabi Muhammad shalallahu alaihi wa sallam yang disampaikan ketika beliau hijrah dari Mekah ke Madinah, “Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Dalam riwayat lain, Rasulullah menegaskan bahwa berhijrah berarti meninggalkan yang dilarang oleh Allah.

“Seorang muslim ialah orang yang muslim lainnya selamat dari gangguan lisan dan tangannya. Dan seorang muhajir (orang yang berhijrah) adalah yang meninggalkan yang dilarang oleh Alloh.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

Benar, yang dikatakan hijrah adalah yang semula tidak taat, menjadi taat; yang semula taat, menjadi tambah taat. Ketaatan tidak hanya dipupuk dengan amal-amal shalih yang diperintahkan oleh Allah SWT saja, tidak kalah penting adalah meninggalkan semua larangan-Nya.

Kiat-kiat agar hijrah semakin istiqomah:

Pertama, hadirkan Allah SWT dalam setiap aktivitas yang kita lakukan. Bagaimana caranya? Yaitu dengan senantiasa mengingat Allah SWT, semua perintah dan larangan-Nya.

Kedua, perbanyak mengingat mati. Ketika kita akan menunda berbuat baik atau akan melakukan kemaksiatan, tanyakan pada diri sendiri; jika kematian datang, bekal apa yang akan dibawa? Cukupkah amal-amal ini menyelamatkan dari siksa neraka dan mengantarkan kita ke surga?

Ketiga, senantiasa memandang jauh ke depan, berpikir matang dan tidak grusa-grusu (tergesa-gesa, red), mengikatkan aktivitas dengan syariat-syariat-Nya.

Keempat, berdoalah agar dikuatkan untuk hijrah dan istiqomah.

Kelima, berkumpul dengan komunitas yang mendukungmu untuk hijrah. Sahabatmu adalah cerminan imanmu.

Istiqomah dalam berhijrah bukan sesuatu yang mudah. Tapi, tidak berarti kita tak bisa mengupayakannya. Lantas, apa yang bisa membuat hijrah itu begitu kuat dan mudah untuk dilaksanakan selain dari kelima tips di atas? Tidak lain adalah dengan kuatnya pemahaman Islam. Pemahaman ini yang harus dibentuk dan dipupuk terus. Salah satu caranya adalah dengan mengkaji Islam dan menambah amal-amal yang mendekatkan diri pada Allah SWT.

“Sesungguhnya, tidaklah engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, kecuali Allah pasti akan menggantinya dengan yang lebih baik.” (HR. Ahmad).

Ingatlah segala yang kita tinggalkan karena Allah SWT, pasti akan diganti dengan yang lebih baik. Percayalah dan jangan mudah terperdaya dengan bujuk rayu kesenangan dunia yang fana dan melalaikan. Ingatlah akhirat, sungguh untuk masuk ke jannah-Nya harus berjuang keras, mulai sekarang dan sebelum kematian itu tiba.

Oleh: Ika Mawarningtyas, S. Pd

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here