Ciri-ciri Shalat bersama Setan

0
395 views

Kiblatmuslimah.com – Beruntung orang-orang yang khusyuk di dalam shalatnya. Sebagaimana telah disebutkan dalam Al-Qur’an surat Al-mukminum ayat 1 dan 2.

“Sesungguhnya beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya”.

Tetapi itu sangat sulit karena setan selalu mengganggu manusia. Kapan saja dan di mana saja, manusia pasti diganggu. Bahkan di dalam shalat, waktu yang sebenarnya khusus dipersembahkan hanya untuk Allah semata. Setan tidak akan pernah rela jika seorang hamba khusyuk shalat dan mempersembahkan segala pikiranya hanya kepada Allah semata.

Sebagaimana setan telah bersumpah kepada Allah. Setan berkata, “Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus. Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan belakang, kanan dan kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).” (QS. Al-A’raf: 16-17)

Setan telah berjanji kepada Allah untuk menyesatkan seluruh manusia, beragam tipu daya dan muslihat akan dilancarkan agar manusia ingkar dari Tuhannya.

Salah satu caranya dengan melalaikan manusia dari shalat. Setan akan senantiasa menggoda manusia agar shalatnya tidak sempurna. Bahkan membujuk manusia supaya mudah meninggalkan shalat.

Shalat adalah ibadah yang paling utama dan pertama kali dihisab, tentunya setan tidak akan mudah membiarkan manusia menyembah Rabbnya. Setan akan terus menempel bersama orang yang shalat agar tidak khusyuk. Tetapi ketahuilah, Saudaraku. Kita bisa mengupayakan kekusyukan itu dengan mengenali cara setan mengganggu di dalam shalat.

Berikut ini adalah ciri orang-orang yang shalat bersama setan:

1. Orang yang was-was dalam niat

Setan membuat hatinya was-was dan tidak yakin niatnya telah sempurna. Mengulang takbir berkali-kali, hingga imam rukuk bahkan sujud, ia masih saja dipermainkan setan dalam niat dan takbirnya.

2. Orang yang ingat itu dan ini

Saat tengah shalat, setan akan mendatangi manusia untuk mengingatkan berbagai urusan, hingga menjadi tidak khusyuk.

Dikisahkan, suatu hari imam Hanafi didatangi seseorang yang kehilangan barang. Ia lupa menaruh barangnya. Oleh Imam Hanafi, orang itu dianjurkan untuk shalat sepanjang malam hingga menemukan barang yang dicari. Namun baru setengah malam menjalankan shalat, setan membuatnya ingat lokasi barang tersebut.

Ketika ditanya mengenai hal tersebut, Imam Hanafi menerangkan bahwa setan tidak akan senang apabila seorang hamba khusyuk dalam shalatnya. Sehingga setan akan membuatnya mengingat yang ia lupakan saat shalat.

3. Orang yang merasa ragu buang angin

Perasaan ragu buang angin atau tidak adalah sebuah gangguan yang setan hembuskan untuk mengacaukan shalat seseorang.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika salah seorang di antara kalian merasakan hal itu, maka janganlah membatalkan shalatnya hingga dia mendengar suaranya atau mencium baunya tanpa ragu.” (HR. Ahmad)

4. Orang yang tidak fokus pada shalatnya

Setan akan membuat seorang yang sedang shalat menjadi tidak fokus dengan mencuri perhatian, menjadikan orang yang sedang shalat menengok ke sana, ke mari, membaca tulisan di depannya atau teralihkan oleh dering HP.

5.Orang yang shalatnya tergesa-gesa

Shalat dengan tergesa-gesa sehingga tidak tuma’ninah, Rasulullah sangat melarang hal tersebut. Dalam sebuah hadits, Rasulullah bersabda, “Sejahat-jahat pencuri adalah yang mencuri dari shalatnya”. Para sahabat bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimana mencuri dari shalat?” Rasulullah berkata, “Dia tidak sempurnakan rukuk dan sujudnya.” (HR. Ahmad)

6. Wanita yang shalat ke masjid menggunakan wangi-wangian

Menggunakan wangi-wangian saat ke masjid adalah salah satu perbuatan yang Rasulullah larang.

Rasulullah bersabda, yang artinya, “Jika salah satu dari kalian (para wanita) hendak ke masjid, maka janganlah sekali-kali menyentuh wewangian.” (HR. Muslim)

Setan akan terus mengganggu manusia dengan berbagai cara agar shalatnya menjadi tidak sempurna. Di antara cara yang paling sering digunakan untuk membuat shalat menjadi tidak khusyuk adalah membuat lupa sesuatu sebelum shalat. Namun, ketika shalat justru ingat hal tersebut. Demikianlah, ciri-ciri shalat bersama setan. Semoga dengan mengetahui ciri-ciri gangguannya, bisa membantu kita bisa shalat khusyuk.

Hendaknya kita senantiasa meminta perlindungan kepada Allah dari godaan setan yang terkutuk dan selalu berusaha memperbaiki kualitas shalat agar lebih khusyuk. Wallahu a’lam bish shawab.

Oleh: Fyrda ummu Farhat

Sumber rujukan: Dr.Hasan el-Qudsy. 2015. 60 Kultum dan Tausiyah Terbaik Sepanjang Masa. Penerbit Al-Quds.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here