Baqi’ bin Al-Makhlad

0
214 views

Kiblatmuslimah.com – Baqi’ bin Al-Makhlad, seorang alim yang berasal dari Andalusia. Beliau adalah penuntut ilmu yang ulung. Beliau rela meniti jalan mengarungi samudra untuk belajar hadits ke negeri seberang. Belajar dari ulama yang ulung pula, Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah.
Alkisah, Imam Ahmad bin Hanbal hidup di saat penguasa menganut paham mu’tazilah. Sebuah paham yang sesat yang bertentangan dengan Al-Qur’an dan As-sunnah. Salah satu ajaran sesatnya adalah mereka mengatakan bahwa Al-Qur’an itu makhluk bukan kalamullah. Sehingga manusia tidak perlu memberlakukan adab khusus terhadap Al-Qur’an, karena ia (Al-Qur’an) hanyalah makhluk sebagaimana manusia di bumi.
Di zaman tersebut, setiap ulama yang bertentangan dengan penguasa maka akan disiksa. Begitu pula dengan Imam Ahmad. Beliau memilih istiqamah di jalan al-haq. Hingga beliau dicambuk dan dipenjara. Tidak sampai di situ. Ketika beliau dibebaskan, beliau diboikot, tidak boleh mengajarkan ilmu dalam bentuk apapun. Di saat itulah, Baqi’ bin Al-Makhlad sampai di Irak, negeri Imam Ahmad tinggal. Mendengar kondisi sang Imam, Baqi’ tidak habis akal. Ia tetap bersikukuh ingin menemui sang Imam.
Waktu yang Allah takdirkan tiba. Ia bertemu dengan Imam Ahmad dan menyampaikan maksud kedatangannya. Maka Imam Ahmad berkata, “Kau bisa saja belajar hadits dariku, namun jangan pernah engkau terlihat di antara majelis-majelis ilmu”. “Aku berjanji. Jika engkau berkenan, izinkan aku menyamar sebagai seorang pengemis dan akan mendatangi rumahmu untuk mendengarkan satu hadits darimu”, jawabnya. Benar saja, Baqi’ rela menyamar sebagai pengemis. Ia datang dengan pakaian compang-camping ke rumah Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah.
Baqi’ bin Al-Makhlad telah mengajarkan kepada kita bahwa ilmu din itu mahal harganya. Ilmu din yang akan mendatangkan kemanfaatan di dunia dan akhirat. Allah subhanahu wa ta’ala meninggikan derajat bagi para penimbanya. Lalu sudahkah kita berpayah untuk melaziminya? Ataukah dunia melalaikan kita terlalu jauh?
Sumber: Kajian Hadits Arba’in Imam Nawawi oleh Ustadz Umaeir Khaz, 19 Februari 2018 M.
[Fadhilah]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here