Akhir Kerajaan Islam di Jawa

0
97 views

Kiblatmuslimah.com – Jawa pernah merasakan masa keemasannya di bidang ekonomi dan perdagangan pada abad ke-14 dan 16. Masa itu terjadi saat kerajaan Demak berdiri dan runtuhnya supremasi Majapahit. Raden Fatah, seorang bangsawan-santri yang masih memiliki garis keturunan raja-raja Majapahit dari pihak ibu, dipercaya para Walisongo untuk memimpin kerajaan Demak Bintoro.

Pada saat itu, kekuasaan raja tidaklah mutlak seperti pada masa-masa Hindu. Para Walisongo memiliki kekuatan penuh untuk mengintervensi kebijakan penguasa seandainya dianggap menyimpang. Namun, sepeninggal Raden Fatah dan mangkatnya para wali yang mendukung kekuasaannya, kerajaan  Demak terlihat melemah. Kelemahan ini menyebabkan banyak raja kecil memilih untuk memisahkan diri dari Demak.

Pada akhirnya, kekuasaan Demak jatuh ke tangan penguasa Mataram, Ki Ageng Pamanahan. Meskipun para penguasa Mataram ini muslim, mereka tidak memiliki komitmen keislaman layaknya raja-raja Demak. Selain tidak belajar Islam secara intensif kepada para ulama, orientasi kepercayaan lama (Hinduisme) masih mengakar kuat dalam tradisi keseharian mereka. Bahkan di keraton Mataram, mistik dan klenik dicampurbaurkan dengan tradisi keislaman.

Raja-raja Mataram menghidupkan kembali tradisi raja-raja Hindu Jawa seperti Majapahit. Sementara itu, posisi ulama hanya diperlakukan sebagai guru agama biasa. Jika ada ulama yang melawan, akan dibunuh. Tidak heran bila dikabarkan bahwa Amangkurat I banyak melakukan pembunuhan terhadap para ulama untuk mematahkan ideologi perlawanan Islam terhadap kekuasaannya.

Mataram menyibukkan diri menegakkan kekuasaannya dengan menyerang kubu-kubu kaum saudagar muslim. Kebijakan ini dilakukan agar Mataram dapat memegang monopoli dagang. Kota-kota pesisir pun akhirnya jatuh ke tangan Mataram yang menjalankan pemerintahan secara otokritik dan menghidupkan kembali tradisi lama Hindu dalam kerajaan.

Referensi: Dr. Tiar Anwar Bachtiar. 2019. Jas Mewah Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah dan Dakwah. Yogyakarta: Pro-U Media. Hal. 95

@istiqomahelhaura

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here