30 Tahun Masa Pahit bersama Nushairiyah Alawiyah (Bagian 3)

0
75 views

Kiblatmuslimah.com – Babak drama sesungguhnya yang diperankan Nushairiyah mulai berlangsung pada tahun 1970 hingga 2000. Inilah 30 tahun masa pahit bersama Nushairiyah di bumi Syam. Sebagaimana ditulis dalam buku Rezim Nushairiyah oleh Syaikh Abu Mus’ab As-Suri.

Gerakan pengusiran dan pembersihan setiap pimpinan politik, partai dan militer yang terbukti berpihak kepada kelompok Sunni. Orang yang terbukti taat beragama atau bersimpati kepada agamanya maka ia akan dibunuh, dipenjara atau tindakan paling minimal yaitu diusir.

Penguasaan penuh kelompok Nushairiyah pada setiap elemen penting negara, tentara (darat, laut, dan udara), polisi, aparat keamanan dengan segala cabangnya, dinas intelijen dan penjagaan perbatasan.

Penguasaan penuh atas jabatan-jabatan penting, kementerian-kementerian, gubernur, direktorat. Menyerahkan jabatan-jabatan kecil untuk kelompok yang lain seperti Ismailiyyah, Druze, Nasrani dan sebagian orang sekuler pengikut partai Ba’ats murtad dari kalangan Ahlus sunnah.

Black list, korupsi dan suap-menyuap, jeleknya manajemen, menghancurkan infrastruktur militer dan ekonomi Suriah. Menghubungkan para pengusaha senior beserta perusahaannnya dengan pembesar Nushairiyah.

Menyebarkan pornografi, kerusakan, kefasikan, maksiat pada generasi muda muslim melalui lembaga-lembaga pendidikan yang menodai agama dan tumbuh di atas paham ateisme. Dimulai dari anak-anak Sekolah Dasar yang dipelopori oleh partai Ba’ats.

Kemudian dilanjutkan di Sekolah Pertama dan Atas melalui revolusi pemuda dari Ba’ats agar setelah itu dapat berlanjut menjadi milisi-milisi partai. Juga melalui berbagai macam media seperti majalah, radio, televisi, bioskop dan yang lainnya. Hasilnya, banyak pemuda-pemudi Islam di negara Syam yang penuh berkah ini, rusak moral dan agamanya.

Menyaring para ulama, dai, syaikh, pengkhotbah dan melumpuhkan fungsi masjid serta memegang kendalinya secara penuh. Memanfaatkan pemberontakan kaum muslimin yang dipimpin oleh mujahid Syaikh Marwan Hadid, murid-muridnya dan para pemuda Islam yang mengikuti mereka.

Setelah jihad perlawanan gagal, sekte Nushairiyah memanfaatkan penguasa Suriah dan Lebanon sebagai alasan untuk membasmi kebangkitan Islam sampai akar-akarnya melalui pembantaian sadis.

Masa kekuasaan mereka membuahkan koordinasi penuh dengan Israel dan agen-agennya di dalam keanggotaan PLO (Organisasi Pembebasan Palestina) untuk menghentikan perlawanan rakyat Palestina melawan Yahudi. Pasukan Suriah berhasil menghabisi mereka di Lebanon melalui kerjamasama dengan kekuatan sekte lainnya.

@daffa.an-nuur

Syaikh Abu Mus’ab As-Suri. 2013. Rezim Nushairiyah: Sejarah, Aqidah dan Kekejaman terhadap Ahlu Sunnah di Syiria. Solo: Jazeera.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here