3 Pesan Penting dalam Mendidik Anak

0
47 views

Kiblatmuslimah.com – Tanyakan kepada anak-anak di bumi Syam tentang tiga landasan pokok akidah Islam. Mereka akan menjawabnya dengan mantap tanpa keraguan atau terlihat sekedar menghafal teks. Lalu coba tanyakan kepada para mahasiswa di universitas-universitas Indonesia. Bagaimana perbandingan jawaban keduanya?

Yang membandingkan keduanya adalah pendidikan yang berawal dari orang tuanya, terutama sosok ibu. Membentuk kepribadian seorang anak adalah kewajiban utama orang tua. Syaikh Utsman Haidar bin Seff dalam sebuah kajiannya menyinggung soal pendidikan anak. Berikut tiga pesan beliau:

  1. Memperbaiki definisi anak sa Tentu setiap orang tua menginginkan anak-anaknya menjadi saleh dan salehah. Namun, definisi anak saleh yang beredar adalah ia yang hafal Al-Qur’an, jadi ulama, paham hadits dan lainnya. Bukan itu jawabannya. Di sini yang harus diperbaiki. Kenapa? Justru banyak musuh kita yang hafal Al-Qur’an.

Definisi anak saleh adalah ia yang di dalam dada dan kepalanya itu takut kepada Allah. Setelah itu, silakan hafal Al-Qur’an, jadi ulama atau mujahid. Kalau seorang hafidz, ulama atau mujahid yang tidak takut Allah, itu namanya trouble maker (masalah, red). Maka perbaikilah definisi anak saleh.

Sebelum mengharapkan anak-anaknya menjadi saleh dan salehah, orang tuanya harus seperti itu terlebih dahulu. Orang tua harus berusaha menggembleng dirinya agar menjadi saleh dan salehah. Bagaimana mungkin ketika terdengar suara adzan, seorang ibu menyuruh anaknya shalat ke masjid, sedangkan ia dalam kondisi sibuk di dapur menggoreng ikan? Mulai sekarang, jadilah orang tua teladan bagi anak-anaknya.

  1. Jangan puas ketika sudah memiliki anak yang hafal Al-Qur’ Bukan yang penting hafalnya, tapi masalah utamanya adalah fikrahnya. Sebagaimana dalam mengajarkan Al-Qur’an, tahsin, ajarkanlah terlebih dahulu maksud dari ayat tersebut. Setelah itu, silahkan mengajari tahsin dan tahfidznya.
  2. Jauhkanlah anak dari makanan syubhat. Makanan syubhat adalah salah satu senjata musuh untuk melumpuhkan generasi Islam secara perlahan tanpa disadari. Mereka mengetahui bahwa makanan syubhat akan mempengaruhi kualitas iman, pemikiran dan juga kesehatannya. Dengan itu, musuh ingin membuat anak-anak kita menjadi bodoh sebodoh-bodohnya, sakit sesakit-sakitnya dan akan mati secepat-cepatnya.

 

Penulis: Daffa An Nuur

Editor: UmmA

 

 

Sumber:

Syaikh Utsman Haidar bin Seff. September 2018. Kajian bedah buku Karamah Negeri Yaman dan Syam. Masjid Abu Bakar Ash-Shiddiq, Banyudono, Boyolali.

Ustadzah Siswati Ummu Ahmad. 21 Oktober 2018. Kajian Peran Keluarga dalam Membentukan Karakter. Masjid Ibadurrohman, Assalam Hypermart, Solo.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here