Waktu Tepat untuk USG

0
385 views

Kiblatmuslimah.com – Ilmu kesehatan modern tidak asing dengan alat yang bernama USG (Ultra Sonografi). Selain sebagai alat pemeriksaan penunjang berbagai diagnosa medis, alat ini juga berfungsi untuk memantau kesejahteraan janin dalam tubuh ibu.

USG kehamilan merupakan alat yang menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi. Menggambarkan perkembangan janin dan organ reproduksi ibu hamil. Saat melakukan USG, perut Anda akan dioleskan gel, kemudian dokter akan menggerakkan transduser di atas perut Anda.

Pemeriksaan USG sejatinya tidak hanya untuk mengetahui jenis kelamin janin Anda. Karena anggapan ini, banyak ibu hamil yang merasa tidak perlu untuk USG. Padahal pemeriksaan ini fungsinya tidak sesempit itu. Mengetahui jenis kelamin bukanlah hal yang penting. Yang penting dari pemeriksaan ini adalah perkembangan janin sesuai atau tidak, adanya kelainan pada janin, letak abnormal plasenta, menghitung kisaran berat janin, mengetahui jumlah air ketuban dan manfaat lainnya.

Zaman modern seperti sekarang, masyarakat sudah tidak tabu dengan pemeriksaan ini. Bahkan banyak yang periksa rutin ke spesialis kandungan selalu mendapatkan pelayanan USG ini. Selain setiap kontrol selalu USG, ada baiknya Anda mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan USG. Setidaknya ada tiga waktu minimal dalam satu kehamilan melakukan pemeriksaan USG ini.

Pertama, trimester pertama. USG dianjurkan saat kehamilan menginjak usia 12 minggu. Fungsinya menentukan kehamilan dan hari perkiraan lahir secara akurat. Juga memeriksa kantong kehamilan tumbuh sesuai usia beserta janinnya dan adanya kehamilan kembar. Pendapat lain menambahkan perlu USG di usia kehamilan 8 minggu.

Kedua, trimester kedua. Dianjurkan saat usia kehamilan 28 minggu. Untuk memeriksa kesejahteraan janin, berkembang baik sesuai usia kehamilan atau tidak; Melihat letak plasenta, letak normal plasenta adalah di fundus atau bagian atas rahim; Menentukan posisi janin, bila elum mapan maka upaya untuk memperbaiki lebih panjang.

Ketiga, trimester tiga. Dianjurkan saat usia kehamilan 36 minggu atau lebih. Pada waktu ini, USG dilakukan untuk memeriksa posisi janin, jumlah air ketuban, letak plasenta dan tafsiran berat janin. Pemeriksaan ini untuk mempersiapkan ibu menyambut proses kelahirannya. Rencana yang akan dibuat saat persalinan nanti sesuai kondisi klinisnya. Tentu dengan pendampingan medis, baik itu dokter spesialis ataupun bidan.

Dari penjabaran di atas, mengetahui jenis kelamin saat USG tidak begitu penting menurut medis. Jenis kelamin janin bisa diketahui saat usia kehamilan 16 minggu ke atas. Itupun jika posisi janin memungkinkan untuk dilihat. Karena banyak juga janin yang belum diketahui jenis kelaminnya karena posisinya tertutup.

Demikian waktu-waktu yang dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan USG. USG ini aman untuk ibu hamil. Beda halnya dengan sinar X pada saat rontgen, ibu hamil tidak boleh terkena sinar x saat karena akan mengganggu pertumbuhan janin dalam kandungan.

USG sekarang banyak macamnya. USG 2D yang terlihat hitam putih sampai 4D yang hasilnya sangat jelas, bahkan wajah bayi juga terlihat jelas. Ada pula jenis USG transvaginal, berfungsi mendeteksi kehamilan yang usianya masil kecil atau kelainan-kelainan.

Penulis: Fauza Rochmanita, Amd.Keb

Sumber:

https://doy9lykf9ter0.cloudfront.net/photo/temporary/7edebb1ef338fed6c136218b324c8084.png

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here