Negara Islam Kesultanan Banjar

0
204 views

Kiblatmuslimah.com – Banjarmasin menjadi salah satu kota bersejarah bagi perkembangan Islam di wilayah Nusantara. Kerajaan Islam yang gemilang pada masanya adalah Kesultanan Banjar, kelanjutan dari Kerajaan Daha. Pemimpin dari Kerajaan Daha adalah Raja Sukarama. Sebelum meninggal, ia telah membuat surat bahwa penerus Kerajaan adalah cucunya, Pangeran Samudera.

Anak-anak dari Raja Sukarama tidak menyetujui keputusan sang ayah. Terutama Pangeran Tumenggung, ambisinya untuk menjadi penguasa begitu kuat. Setelah Raja Sukarama meninggal, kekuasaan dilanjutkan oleh anak pertamanya yaitu Pangeran Mangkubumi. Pada waktu itu usia Pangeran Samudera masih berumur tujuh tahun.

Pangeran Tumenggung yang masih menginginkan kekuasaan Kerajaan Daha tersebut menghasut pegawai istana. Pangeran Mangkubumi pun meninggal di tangan pegawai istananya. Pangeran Tumenggung segera mengambil alih kekuasaan kerajaan. Ia bekerja sama dengan Pati Masih yang menguasai Bandar Pelabuhan di Banjar. Namun, Pati Masih tidak mau menyerahkan upeti kepada Pangeran Temanggung dan ingin mengangkat Pangeran Samudera menjadi Raja.

Pati Masih mulai bergaul dengan orang-orang Islam dari wilayah Tuban dan Gresik. Mereka menceritakan tentang Wali Songo dan kepemimpinannya dalam Kerajaan Demak. Kehidupan rakyat yang adil dan makmur di bawah kekuasaan kerajaan Islam. Pati Masih kagum dengan kisah tersebut dan membuatnya di kemudian hari menyatakan masuk Islam.

Pangeran Samudera menghimpun pasukan untuk melakukan serangan, merebut kembali kekuasaan yang seharusnya miliknya. Pada serangan pertama, ia berhasil merebut Muara Bahan yang merupakan pelabuhan strategis. Serangan demi serangan terus dilancarkan. Pati Masih mengusulkan untuk meminta bantuan kepada Kerajaan Demak yang pada waktu itu dipimpin Sultan Trenggono.

Sultan Trenggono bersedia membantu dengan syarat Pangeran Samudera masuk Islam. Seribu tentara dan seorang penghulu untuk mengislamkan Pangeran Samudera, segera dikirim oleh Sultan Demak. Usai perang dan mendapat kemenangan seperti yang diinginkan, Pangeran Samudera memenuhi janjinya. Ia beserta seluruh kerabat kraton dan juga rakyat Banjar menyatakan diri masuk Islam.

Setelah banyak yang masuk Islam pada tahun 1526 M, kerajaan Daha dirubah menjadi Kesultanan Islam Banjar. Islam menjadi agama resmi negara. Pangeran Samudera pun diberi gelar Sultan Suryanullah atau Sultan Suriansyah. Ia menjadi raja pertama dalam Negara Islam Kesultanan Banjar.

Selanjutnya: Penerapan Hukum Islam Di Kesultanan Banjar

K. Subroto. 2017. Lapsus Syamina: “Negara-Negara Islam Di Kalimantan 1425-1905 M”. Vol 18: 12-13.

Daffa An Nuur

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here