Sejarah Kota Mekah

0
72 views

Kiblatmuslimah.com – Mekah adalah sebuah provinsi di Arab Saudi yang memiliki luas wilayah 164.000 kmĀ² dan populasi 5.797.971 jiwa (2004). Ibu kota provinsi ialah kota Mekah.

Mekah yang di dalamnya terdapat Kabah, tempat berkumpulnya seluruh umat Islam di dunia untuk melaksanakan ibadah Haji.

 

Bagaimana Mekah pada awalnya?

Di tengah jalur kafilah yang berhadapan dengan laut Merah–antara Yaman dengan Palestina–membentang perbukitan sejauh kira-kira 80 km dari pantai. Bukit-bukit tersebut mengelilingi sebuah lembah yang tidak begitu luas, hampir terkepung sepenuhnya jika tidak dibuka oleh tiga jalan : 1. Jalan menuju ke Yaman; 2. Jalan dekat Laut Merah, di pelabuhan Jedah; 3. Jalan menuju Palestina.

Dalam lembah itu terletak Mekah. Untuk mengetahui sejarah dibangunnya kota Mekah sangat sulit. Yang pasti, lembah itu digunakan sebagai tempat perhentian kafilah sambil beristirahat, karena terdapat mata air. Rombongan kafilah membangun kemah-kemah. Mereka dari Yaman menuju Palestina ataupun dari Palestina menuju Yaman.

Sejarah tempat tersebut gelap sekali. Bisa jadi dahulu hanya tempat berlalu para kafilah atau lokasi perdagangan antara yang datang dari arah selatan Jazirah dengan yang bertolak dari arah Utara. Kemungkinan lain telah dipakai sebagai tempat ibadah.

Mungkin sekali, nabi Ismail dan ibunya Hajar sebagai orang pertama yang menjadikannya tempat tinggal. Mereka berdua ditinggalkan oleh nabi Ibrahim di dekat sebuah pohon besar, kelak menjadi Baitullah. Saat itu tidak ada orang lain.

Kala itu Hajar berlari antara Sofwa dan Marwa untuk mencari air karena bekal habis. Datang malaikat Jibril dan menghentakkan tumitnya–atau sayapnya– di dekat kaki bayi Ismail, hingga air memancar.

Berdatangan sejumlah orang dari Jurhum. Mereka singgah di kawasan bawah Mekah. Mereka melihat seekor burung terbang berputar-putar, kemudian berkata, “Sungguh, burung itu berputar mengelilingi air. Tapi setahu kami di lembah itu tidak ada air”. Akhirnya mereka mengutus perwakilan untuk melihat hal tersebut. Ternyata benar, ada air di lembah tersebut.

Maka mereka pun mendatangi Hajar dan minta izin untuk singgah di tempat tersebut. Hajar mengizinkan asal tidak mempunyai hak atas air itu.

 

Ibu Hajar sangat senang karena ada temannya. Mereka pun mengirim utusan untuk menemui keluarganya dan akhirnya semua tinggal di dekat Hajar dan beranak pinak.

Ismail dewasa menikah. Kelak dari keturunan Ismail akan lahir manusia mulia yang terpercaya yaitu kekasih Allah nabi Muhammad SAW.

Di Mekah berdiri rumah Allah (Baitullah) yang dibangun oleh nabi Ibrahim dan Ismail yaitu Ka’bah. Dikunjungi oleh jutaan manusia dari seluruh penjuru dunia untuk beribadah haji dan umroh.

 

Hamammah Wy

 

Sumber :

Ahmad Muhammad Haekal, Dr. 2010. Sejarah Hidup Muhammad. Cetakan 39. Jakarta: Litera Antar Nusa, Pustaka Nasional.

Umar Sulaiman Abdullah Al-Asyqar. 2017. Kisah-Kisah Nubuat dari Nabi SAW. Jakarta: Ummul Quro.

https://id.m.wikipedia.org/wiki/Provinsi_Makkah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here