Multi Niat=Multi Pahala (Bagian 2)

0
104 views

Kiblatmuslimah.com – Berikut contoh amalan multi niat agar mendapatkan multi pahala. Yaitu ketika menuntut ilmu, kita akan mendapatkan multi pahala juga. Mungkin kita bisa niatkan, “Ya Allah, aku berniat menuntut ilmu untuk menjalankan perintah Allah. Niat untuk menjaga syari’at Islam karena menuntut ilmu adalah sarana terbesar untuk menjaga kelestarian hukum-hukum Allah. Niat untuk membela agama Allah, menghilangkan kebodohan pada diriku dan orang lain dengan berdakwah atau dengan cara menasihati”.  

 

Ketika kita membaca dan menghafal Al-Qur’an, hendaklah memperbanyak niat. Seperti niat kebaikan pada setiap huruf, mengingat akhirat, mentadzaburi ayat Allah, agar mendapatkan syafa’at Al-Qur’an, qurbah, mengamalkan hal yang terkandung di dalamnya, terangkat derajat kita di surga dengan menghafalkan ayat-ayat-Nya.

 

Multi niat juga berlaku kepada hal-hal yang mubah.

 

Amalan mubah jika kita niatkan untuk ibadah, bisa bernilai ibadah. Sangat rugi ketika kita sibuk dengan urusan dunia tapi lupa meniatkan amalan itu untuk ibadah. Oleh karenanya, jika kita melakukan segala aktivitas dunia jangan lupa diniatkan untuk ibadah. Agar kita tidak menjadi orang-orang merugi. Niat yang baik saja bisa berubah menjadi bernilai ibadah. Dengan memperbanyak niat baik maka akan mendapatkan banyak pahala.

 

Sebagaimana perkataan ibnu Qudamah: Sebagian para salaf berkata, “Sungguh aku lebih senang jika pada setiap yang aku lakukan terdapat sebuah niat. Sampai-sampai pada makanku, minumku, tidurku, dan ketika masuk ke dalam wc, serta pada semua yang bisa diniatkan untuk mendekatkan diri kepada Allah”.

Karena semua yang menjadi sebab tegaknya badan dan luangnya hati adalah bagian dari kepentingan agama. Maka, siapa saja yang meniatkan makannya sebagai bentuk ketakwaan dalam beribadah. Menikah untuk menjaga agamanya, menyenangkan hati keluarganya, dan agar bisa memiliki anak yang menyembah Allah setelah wafatnya maka ia akan diberi pahala atas semua hal itu.

Jangan remehkan sedikitpun dari gerakanmu dan kata-katamu, hisablah dirimu sebelum dihisab, luruskanlah sebelum melakukan yang engkau lakukan, dan juga perhatikanlah niatmu terhadap hal-hal yang engkau tinggalkan! (Mukhtashor Minhaaj Al-Qooshidiin hal 363)

 

Begitu para salaf. Segala aktivitas mereka niatkan untuk ibadah qurbah, mendekatkan diri kepada Allah. Karena mereka tahu jika segala aktivitas dunia tidak diniatkan untuk ibadah maka segala yang mereka lakukan akan sia-sia. Sebagai hamba yang beriman kepada akhirat maka hendaklah kita meniru amalan mereka. Karena jika kita menggunakan waktu dengan sia-sia tanpa bernilai ibadah, kelak akan ditanya oleh Allah, “Untuk apa waktu kita?”

 

Maka dari itu saudaraku, mulai sekarang perbaharui niat ketika kita akan melakukan amalan. Bahkan bukan hanya amalan ibadah yang disyariatkan, yang mubah pun bisa bernilai ibadah jika kita niatkan untuk kebaikan. Karena dengan niat tersebut maka segala amalan yang kita lakukan tidak akan sia-sia. Jangan lupa, gunakan hidup kita yang singkat di dunia ini dengan memperbanyak amalan. Yaitu ketika kita mau melakukan sebuah amalan jangan lupa memperbanyak niat. Dengan niat yang banyak itu, kita akan mendapatkan banyak pahala. Itulah yang disebut multi niat=multi pahala.

 

 

Oleh: Firda Ummu Farhat.

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here