Kembali kepada-Nya

0
50 views

Kiblatmuslimah.com – Di akhirat ada tempat yang indah bernama surga. Namun untuk mendapatkannya, perlu usaha yang luar biasa ketika berada di dunia. Sementara musuh yang ada, senantiasa menyeret untuk menjadi temannya ke neraka dan menghindarkan dari surga.

Dalam perjalanan dari dunia menuju kampung akhirat, terdapat kerikil-kerikil tajam yang bisa sebabkan jatuh. Karena musuh-musuh tersebut, banyak manusia yang jatuh bangun untuk melaksanakan ketaatan kepada Allah. Musuh tersebut adalah syaitan dari kalangan jin dan manusia. Selain syaitan, nafsu juga menjadi musuh yang terus merongrong ketaatan seorang hamba kepada Rabb-Nya.

Dalam menjalani ketaatan kepada Rabb-Nya, manusia diuji dengan perintah dan larangan. Dengan ujian tersebut, Allah ingin melihat yang paling baik amalnya di antara kita. Namun banyak manusia yang jatuh bangun karena senantiasa tergiur untuk berbuat dosa. Bahkan mudah sekali untuk jatuh ke lubang maksiat tanpa disadari.

Allah sangat mencintai hamba-Nya yang datang dengan membawa banyak dosa dan memohon ampun. Dosa membuat pelakunya memiliki rasa takut. Sehingga dia datang merayu Rabbnya untuk memohon ampun akan dosanya.

Permohonan ampun seorang hamba merupakan cara terindah untuk dekat kepada Rabb. Taubat adalah perintah Allah dan Dia meminta kepada seluruh hamba untuk bersegera melakukannya. Seperti dalam firman Allah Al-Qur’an surat Ali Imran: 133,

“Bersegeralah kalian menuju pengampunan Rabb serta kepada surga yang seluas langit dan bumi yang telah dijanjikan bagi orang-orang yang bertakwa kepada Allah.”

Dalil di atas mengabarkan kepada kita yang sering berbuat dosa untuk kembali kepada Allah dengan memohon ampunan-Nya.

Dikisahkan tentang salah seorang sahabat nabi, Ushairim Bani Abdul Asyhal yang masuk surga dan ia belum pernah melakukan shalat. Padahal sebelumnya dia membenci Islam dan masuk Islam ketika terjadi perang Uhud. Saat itu ia gugur sebagai syuhada.

Ketika ditanyakan kepada Rasulullah tentang statusnya, Nabi pun menjawab bahwa ia adalah penduduk surga. Sahabat Abu Hurairah berkata, “Dialah sahabat Nabi yang belum pernah shalat tetapi menjadi penduduk Jannah.” (as-Sirah an-Nabawiyyah, Ibnu Hisyam, 3/40).

Dahsyatnya kekuatan taubat. Ketika seorang hamba sadar bahwa dia berdosa dan datang, sebanyak apapun dosanya akan terhapus. Allah akan menjanjikan surga bagi siapa saja yang hendak memperbaharui hubungannya dengan Allah. Seperti firman Allah dalam surat at-Tahrim: 8,

Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya. Mudah-mudahan Tuhan kamu akan menghapus kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.”

Saudariku, tidak ada cara ampuh untuk menghapus dosa melainkan taubat. Karena hitamnya lembaran hidup kita akan tercuci bersih ketika air mata taubat mengalir di pipi. Air mata yang jatuh karena takut kepada Allah dengan menyesali perbuatannya, kelak akan menghalangi kita merasakan panasnya api neraka.

Penulis: Syifa Azzahra

Editor: Halimah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here