Siswa SDIT Ath Thaariq 2 Muhammadiyah Dumai, Bongkar Celengan untuk Muslim Rohingya

0
137 views

 

Kiblatmuslimah.com – Dumai, Riau. Senin (02/10), SDIT Ath Thaariq 2 Muhammadiyah yang baru berdiri sekitar 4 tahun, mengadakan penggalangan dana untuk saudara muslim Rohingya. Sabtu (30/09) sebelum penggalangan dana, kepala sekolah ustadzah Yuni Sartika, S.Pd. mengumpulkan seluruh siswa dan siswinya yang berjumlah 107 orang untuk melihat dokumentasi kondisi saudara-saudara muslim Rohingya.

Ustadzah Yuni memperlihatkan foto-foto para pengungsi Rohingya dan menceritakan kejadian di sana. Terlihat beberapa orang siswa menangis. Bahkan seorang anak bernama Viora yang duduk di kelas satu langsung berdoa tanpa diintruksi.

Tujuan penyampaian kisah saudara Muslim Rohingya agar anak-anak didik memiliki rasa empati, saling berbagi dan merasakan penderitaan saudara semuslim. Terbukti melalui pesan Whatsapp, seorang wali murid menuturkan bahwa sepanjang perjalanan pulang, ananda Jienata Quen (kelas 1 Ibnu Hibban) menceritakan bahwa di sekolah melihat foto-foto anak-anak Rohingya. Ananda Kiki (nama sapaannya) mengatakan yang terjadi di sana sama seperti anak-anak Palestina dulu. Mereka dibunuh, dibakar dan dibom. Air matanya mengalir terus, lalu diusapnya. Takut ketahuan teman.

Sampai di rumah, ananda Kiki minta agar celengannya yang berisi recehan, disumbangkan untuk muslim Rohingya. Padahal uang tersebut sedianya untuk membeli sepeda. Demikian tutur sang Ibu yang bekerja di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Dumai.

Senin pagi (02/10), ananda Kiki diantar oleh sang Ayah membawa satu bungkusan recehan. Dimasukkan sedikit demi sedikit ke dalam kotak infak. Total uang receh yang terkumpul sebanyak Rp. 98.500. Ditambah beberapa uang kertas. Dan diikuti anak-anak lainnya yang juga tidak kalah semangatnya.

Hasil perhitungan guru-guru SDIT Ath Thaariq 2 Muhammadiyah, dana yang terkumpul sebanyak Rp. 5.351.400. Nominal yang tidak cukup banyak. Tapi insya Allah akan menjadi hujjah di hadapan Allah bahwa ada di antara hamba-hamba-Nya yang peduli kepada saudara-saudaranya.

Dana yang terkumpul insya Allah akan disalurkan ke lembaga kemanusian. Kepala sekolah SDIT Ath Thaariq 2 Muhammadiyah yang berusia 26 tahun tersebut berharap, kegiatan tersebut bisa diikuti oleh sekolah lain. Supaya menumbuhkan karakter yang baik pada peserta didik. Penanaman karakter harus dimulai sejak dini agar anak-anak didik memiliki rasa empati dan saling berbagi hingga kelak mereka dewasa.

Syifa Azzahra

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here