Antara 2 Umar

0
80 views

Kiblatmuslimah.com – Dia adalah Salim bin Abdullah bin Umar bin Khaththab. Seorang periwayat hadits yang terkenal dengan kejujuran dan ketelitian dalam periwayatan. Ibunya adalah putri Raja Yazdajird, Persia.

 

Dikisahkan pada masa Umar bin Abdul Aziz memegang kekhalifahan. Umar bin Abdul Aziz mengirimkan surat kepada Salim bin Abdullah bin Umar dan mengatakan:

 

Amma ba’du. Sesungguhnya Allah ‘azza wa jalla telah memberikan ujian kepadaku untuk mengurusi permasalahan kaum muslimin tanpa dimusyawarahkan atau ditawarkan terlebih dahulu kepadaku. Maka aku pun memohon kepada Allah yang telah memberikan ujian ini kepadaku agar Dia membantuku dalam urusan tersebut. Apabila suratku ini telah sampai kepadamu, maka kirimkanlah kepadaku buku-buku Umar bin Al-Khaththab, keputusan-keputusannya, dan juga sirahnya. Sesungguhnya aku bertekad kuat untuk mengikuti jejaknya dan berjalan di atas jalannya”.

 

Salim membalas suratnya seraya berkata: “Janganlah engkau terperdaya, wahai Umar. Sesungguhnya engkau hidup di zaman yang berbeda dengan zaman Umar bin Al-Khaththab. Sesungguhnya para pendampingmu pun tidak sama dengan orang-orang yang mendampingi Umar bin Al-Khaththab. Akan tetapi ketahuilah, jika engkau berniat melakukan kebaikan, niscaya Allah akan membantumu untuk melaksanakannya, mendekatkan kepadamu para pendamping yang akan melaksanakan kebaikan itu untukmu, dan Dia akan mendatangkan mereka kepadamu dari arah yang tidak pernah engkau perhitungkan.”

 

 

 

Referensi: Syaikh Abdul Mun’im Al-Hasyimi. 2016. Kisah Para Tabi’in (‘Ashrut Tabi’in). Jakarta Timur: Ummul Qura.

 

_Hunafa’ Ballagho_

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here